
KEMERIAHAN yang berotasi setiap tanggal 17 Agustus. Halaman depan rumah saya yang tak seberapa itu dapat dipastikan penuh dengan berbagai sepeda, baik bermotor maupun berkayuh biasa. Karnaval 17-an, masih menjadi daya pikat bagi sebagian orang.
Sempat saya kepikiran −saking banyaknya kendaraan di depan rumah− untuk dijadikan lahan parkir sekalian. Cari untung. Lumayan banget lho. Misal per kendaraan dipungut Rp.1.000,- saja, sudah bisa untuk beli celana dalam baru kan? Motif bunga bangkai lucu kali ya?
Ini memang resiko punya rumah di pinggir jalan. Continue reading →
