Archive for the ‘Rumah Sakit Jiwa’ Category

S.S.P.Z.H. Feri Gunawan

Wednesday, September 3rd, 2008
Image from http://iwanhafidz.bravehost.com

Image from http://iwanhafidz.bravehost.com

Suatu pagi di sebuah stasiun televisi swasta…

Presenter A   : Ok dengan bapak siapa?
Penelepon Z  : ABCBE, Jakarta.
Presenter A   : ABCDE? Silakan.
Penelepon Z  : ABCBE. ABCBE.
Presenter A   : ABCBE. Ok silakan Bapak ABCBE.
Penelepon Z  : Haji ABCBE. Haji ABCBE.
Presenter A   : Silakan Bapak Haji ABCBE.

GELAR itu anugerah dan amanah. Tapi sewaktu-waktu bisa berubah menjadi sebuah musibah.

Liburan Sebulan

Sunday, August 31st, 2008

BAPAK Guru pencerita filosofi telur itu pernah menyampaikan satu buah keinginan. Satu dari sekian banyak muridnya diharapkan akan menjadi menteri agama.

Sederhana saja. Kelak, beliau ingin satu bulan Ramadhan hanya diisi kegiatan ibadah saja. Aktivitas belajar mengajar diliburkan, full satu bulan.

Tanpa harus menunggu seorang Feri menjadi menteri, keinginan tersebut langsung terwujud beberapa tahun kemudian. Sungguh liburan paling membosankan sepanjang sejarah umat manusia. :P

Namun ada yang terlupa. Kegiatan belajar mengajar, menuntut ilmu dan sejenisnya pada dasarnya adalah ibadah juga. Ya kan?

Selamat menjalankan ibadah puasa. :)

Sesekali Tak Berjudul

Tuesday, August 12th, 2008

PAGI yang menyenangkan. Perlahan saya berjalan ke kamar mandi untuk sekedar membuang air seni. Tak ada kebiasaan minum kopi, teh, susu hangat plus diselingi baca koran pagi. Cukup air putih.

Hari ini saya mengantri. Antrian panjang di sebuah bank yang sangat mandiri itu. Bukan untuk merampok atau pun menabung. Sama sekali bukan. Sekadar menghamburkan Rp.85.000,- untuk memperpanjang usia blog ini. Ah ternyata sudah dua tahun.

Kata orang bijak antrian itu harus dinikmati. Seperti menikmati kopi, sedikit demi sedikit, seseruput kehangatan yang nikmat. Giliran itu pasti datang! Proses! (more…)

Apa Enaknya Memperkosa?

Monday, April 7th, 2008

YANG satu memaksa…
Yang satunya dipaksa…
Tak ada rasa.

Kisah Pedagang Mie Ayam

Sunday, April 6th, 2008

SEKARANG warung mie ayam itu telah tutup.

Tapi saya masih menunggu di depan rumah, kalau-kalau ada gerobak mie ayam lewat dengan citarasa yang ramah, bukan sekedar rupiah. Dan saya tak ragu untuk berteriak “Pak, mie ayam siji !”

.::.

Ada seorang penjual mie ayam yang lewat di kampung saya. Nampaknya masih baru. Iseng saya mencobanya. Kabar kaburnya memang lumayan enak. Satu mangkok saya pesan. Kuahnya bening, bersih pula penyajiannya. Taburan bawang goreng dan sedikit seledri menggelayut mesra diantara pergumulan mie yang mengeluarkan asap hangat nan nikmat. Satu sendok kuah mie saya coba. Nyammy!

Jarang-jarang ada mie ayam yang lewat depan rumah saya, bisa seenak ini. Mie ayam itu pun jadi kondang dan laris.
(more…)

Dulu Kini Nanti

Saturday, October 20th, 2007

MANUSIA ndak bisa lepas dari tiga hal: masa lalu, masa kini dan masa yang akan datang.

Masa lalu merupakan sejarah yang memberi kita kenangan dan berjuta pengalaman serta pelajaran hidup.

Masa mendatang merupakan motivasi, semangat serta angan-angan yang harus diwujudkan.

Masa kini adalah perwujudan sikap dalam menyikapi masa lalu dan masa mendatang.

Sesuatu yang kita kerjakan detik ini, beberapa detik lagi akan menjadi bagian dari sejarah dan kita bersiap-siap berhadapan dengan detik berikutnya yang kita sebut masa depan.

Bisa jadi orang yang kurang beruntung dan merugi akan terlalu sibuk menyesali masa lalu, khawatir dengan masa depan tapi tidak melakukan sesuatu yang berguna -kaitannya dengan masa lalu dan masa depan- pada masa sekarang.

Nol besar!

Semoga saya tidak melakukannya (lagi).

© Ilustrasi: Entah!

Filosofi Telur

Friday, August 3rd, 2007

PAK Zubaedi -guru Agama SMP saya dulu- mendapat sebuah kado pernikahan yang lumayan unik dan aneh. Diantara tumpukan kado lainnya, ternyata ada satu kado yang memberikan banyak pelajaran bagi beliau yang waktu itu baru saja melangsungkan pernikahan. Untung tidak pecah katanya. Kalo kata saya, untung isi kado tersebut tidak menetas.

Beliau lalu menceritakan pesan dan filosofi yang terkandung dalam kado tersebut, yang ternyata berisi berbagai macam telur. (more…)