<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ferigunawan &#187; Kuliner</title>
	<atom:link href="http://www.ferigunawan.com/category/kuliner/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.ferigunawan.com</link>
	<description>feri gunawan's weblog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Aug 2010 08:03:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Menurut Megawati, Koki Laki-Laki Adalah Suatu Keanehan</title>
		<link>http://www.ferigunawan.com/2009/02/13/menurut-megawati-koki-laki-laki-adalah-suatu-keanehan/</link>
		<comments>http://www.ferigunawan.com/2009/02/13/menurut-megawati-koki-laki-laki-adalah-suatu-keanehan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Feb 2009 04:18:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Feri Gunawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blablabla]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[blank]]></category>
		<category><![CDATA[humor]]></category>
		<category><![CDATA[koki]]></category>
		<category><![CDATA[Megawati]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu2009]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ferigunawan.com/?p=1147</guid>
		<description><![CDATA[Menurut saya wanita itu pasti tahu urusan perempuan, kalau laki belum tentu coba tanya ini bapak-bapak ini. Saya pernah guyonan bisa masak apa tidak? Ndak bisa. Jarang. Kecuali koki-koki ya. Itu kenapa laki saya juga aneh itu&#8230; −Megawati Soekarnoputri, saat &#8230; <a href="http://www.ferigunawan.com/2009/02/13/menurut-megawati-koki-laki-laki-adalah-suatu-keanehan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Menurut saya wanita itu pasti tahu urusan perempuan, kalau laki belum tentu coba tanya ini bapak-bapak ini. Saya pernah guyonan bisa masak apa tidak? Ndak bisa. Jarang. Kecuali koki-koki ya. <strong>Itu kenapa laki saya juga aneh itu&#8230;</strong><br />
−<strong><a title="Warta Berita Pro3 RRI 13 Februari 2009 Pukul 06.00 WIB" href="http://219.83.122.194/pro3rri2/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=14136&amp;Itemid=31" target="_blank">Megawati Soekarnoputri</a></strong>, saat berkunjung ke Bekasi.</p></blockquote>
<p><strong>PERTAMA</strong>, profesi koki tidak ada kaitannya dengan laki atau perempuan. Jadi kenapa lebih banyak koki laki-laki dibandingkan koki perempuan? Mungkin karena masalah tenaga yang lebih kuat?, bukan berarti perempuan tak bertenaga lho, tapi ya dari segi fisik memang begitu. Lagi pula kenapa?</p>
<p><span style="color: #808080;"><strong>KEDUA</strong></span>, saya tidak menganggap aneh wanita yang jadi montir.</p>
<p><span style="color: #808080;"><strong>KETIGA</strong></span>, aneh ndak jika ada presiden perempuan? :P</p>
<p><span style="color: #808080;"><strong>KEEMPAT</strong></span>, saya tidak menganggap aneh suami yang memasak untuk istri dan anaknya. Bukankah itu suatu hal yang seksi? Ada hubungan kesetaraan dan kebersamaan dalam hubungan perempuan dan laki-laki. Suami bisa gendong bayi dan ganti popok, istri juga mampu.</p>
<p><span style="color: #808080;"><strong>KELIMA</strong></span>, permainan yoyo itu termasuk permainan laki-laki atau perempuan sih? Kalau ada yang menjawab permainan laki-laki ya sebaiknya yang perempuan ndak usah ngomongin permainan itu. Saya sarankan menari <a title="Sarjana Poco-Poco" href="http://www.ferigunawan.com/2008/03/25/sarjana-poco-poco/" target="_blank">poco-poco</a> saja. Btw poco-poco itu jenis kelaminnya apa ya?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ferigunawan.com/2009/02/13/menurut-megawati-koki-laki-laki-adalah-suatu-keanehan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kelapa Kopyor</title>
		<link>http://www.ferigunawan.com/2008/04/21/kelapa-kopyor/</link>
		<comments>http://www.ferigunawan.com/2008/04/21/kelapa-kopyor/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Apr 2008 01:18:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Feri Gunawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[kelapa kopyor]]></category>
		<category><![CDATA[minuman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ferigunawan.com/?p=148</guid>
		<description><![CDATA[HANYA dengan menggoyang-goyangkan kelapa dekat telinga, simbah saya itu bisa membedakan mana kelapa kopyor dan mana yang cuma kelapa biasa. Entah apa yang membedakan, saya juga kurang paham. Mungkin agak encer gitu kali ya? Tapi bagi saya, mau digoyang-goyang model &#8230; <a href="http://www.ferigunawan.com/2008/04/21/kelapa-kopyor/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>HANYA</strong> dengan menggoyang-goyangkan kelapa dekat telinga, simbah saya itu bisa membedakan mana kelapa kopyor dan mana yang cuma kelapa biasa. Entah apa yang membedakan, saya juga kurang paham. Mungkin agak encer gitu kali ya?</p>
<p>Tapi bagi saya, mau digoyang-goyang model kayang ngangkang sekalipun tetap tak bisa membedakan. :P</p>
<p>Untuk mencari jenis kelapa kopyor ini memang sulit sehingga harganya pun lebih mahal dari kelapa biasa. Karena faktor jarang dan harga yang lebih mahal itu, banyak orang yang berfikir kreatif demi merasakan sensasi ala kelapa kopyor. Salah satunya dengan menggunakan bahan agar-agar. Yup ini adalah kelapa kopyor kategori imitasi. Cara membuatnya sangat mudah. <span id="more-148"></span></p>
<p>Pertama siapkan agar-agar bubuk warna putih dan juga bongkahan es batu yang cukup besar. Masak agar-agar bubuk warna putih seperti biasa tapi dengan jumlah air yang tidak terlalu banyak. Jadi tidak encer banget. Setelah matang siramkan sedikit demi sedikit agar-agar tadi ke bongkahan es batu sehingga membentuk serabut-serabut putih layaknya kelapa kopyor yang asli. Sisihkan dan siap dinikmati. Lebih pas jika disajikan bareng syrup rasa frambozen atau cocopandan.</p>
<p>Belakangan muncul juga kelapa kopyor imitasi dalam versi yang lebih instan Namanya Mari Es Kopyor Instan hihihi. Bentuknya bubuk dan dikemas dalam sachet kecil-kecil. Mirip-mirip dengan teh sisri dan finto itu lah :P Tentu saja rasanya kurang enak dibandingkan dengan kopyor beneran.</p>
<p>Ya sudah, saya mau berburu kelapa kopyor dulu. :D</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ferigunawan.com/2008/04/21/kelapa-kopyor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perbandingan Harga Pempek</title>
		<link>http://www.ferigunawan.com/2007/10/27/perbandingan-harga-pempek/</link>
		<comments>http://www.ferigunawan.com/2007/10/27/perbandingan-harga-pempek/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Oct 2007 03:21:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Feri Gunawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[konsumen]]></category>
		<category><![CDATA[pempek]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ferigunawan.com/2007/10/27/perbandingan-harga-pempek/</guid>
		<description><![CDATA[BARUSAN nonton sebuah liputan kuliner yang membahas tentang pempek Palembang. Pempek sendiri bisa diartikan sebagai kue ikan dengan bahasa kerennya fish cake. *he bener nggak ya* Proses pembuatannya melibatkan adonan ikan yang dicacah/digiling, bumbu plus ditambah semacam tepung kanji. Dan &#8230; <a href="http://www.ferigunawan.com/2007/10/27/perbandingan-harga-pempek/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BARUSAN</strong> nonton sebuah liputan kuliner yang membahas tentang pempek Palembang.</p>
<p>Pempek sendiri bisa diartikan sebagai kue ikan dengan bahasa kerennya fish cake. <em>*he bener nggak ya*</em></p>
<p>Proses pembuatannya melibatkan adonan ikan yang dicacah/digiling, bumbu plus ditambah semacam tepung kanji.</p>
<p>Dan kalo disuruh membandingkan antara harga pempek di sana dan di Jogja tentu saja akan jauh berbeda. Coba liat tabel berikut ini.<br />
<span id="more-120"></span></p>
<p style="text-align: center"><img src="http://ferigunawann.wordpress.com/files/2008/03/hilang.jpg" /></p>
<p>Menurut liputan tersebut, harga pempek lenjer di sana lebih mahal daripada pempek kapal selam, walaupun kalo diliat ukurannya jauh lebih kecil.</p>
<p>Asumsinya adalah harga komposisi pempek lenjer yang berasal dari ikan asli lebih mahal daripada harga telor yang ada pada pempek kapal selam.</p>
<p>Lha kalo pempek yang selama ini saya beli kan harga lenjer jauh lebih murah daripada kapal selamnya.</p>
<p>Berarti? Berarti penjual pempek yang saya kunjungi memberi harga pempek bukan berdasar pada harga komposisi bahan (ikan, telor dsb) tapi berdasarkan ukurannya saja.</p>
<p>Kalo bentuknya kecil ya murah, kalo besar ya mahal. Namanya juga pempek palsu.</p>
<p>Dimana asli = komponen utama adalah adonan ikan, sedangkan palsu = komponen utama adalah tepung.</p>
<p>Misalkan mau ngasih harga berdasar bahannya ya kan semua bahannya sama. Sama-sama tepung :)</p>
<p>Penjual pempek : &#8220;Pembeli nggak tahu diri! Udah dikasih murah kebanyakan cing cong! Kalo mau yang asli sana beli tempat lain!!!!!?????&#8221;</p>
<p>Feri                    : <em>*nunduk*</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ferigunawan.com/2007/10/27/perbandingan-harga-pempek/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nasi Soto Atau Soto Nasi</title>
		<link>http://www.ferigunawan.com/2007/05/10/nasi-soto-atau-soto-nasi/</link>
		<comments>http://www.ferigunawan.com/2007/05/10/nasi-soto-atau-soto-nasi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 May 2007 03:43:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Feri Gunawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[nasi soto]]></category>
		<category><![CDATA[soto]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ferigunawan.com/2007/05/10/nasi-soto-atau-soto-nasi/</guid>
		<description><![CDATA[ADA dua versi penyajian pada jenis makanan berkuah yang bernama soto. Versi pertama yaitu nasi dan kuah langsung dicampur jadi satu. Sedangkan versi kedua nasi dan kuah soto disajikan dalam piring/mangkuk yang berbeda. Pada versi penyajan pertama mungkin kita dapat &#8230; <a href="http://www.ferigunawan.com/2007/05/10/nasi-soto-atau-soto-nasi/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>ADA</strong> dua versi penyajian pada jenis makanan berkuah yang bernama soto. Versi pertama yaitu nasi dan kuah langsung dicampur jadi satu. Sedangkan versi kedua nasi dan kuah soto disajikan dalam piring/mangkuk yang berbeda.</p>
<p>Pada versi penyajan pertama mungkin kita dapat menikmatinya secara langsung. Nah, pada versi penyajian kedua ada beberapa cara yang dilakukan orang untuk menikmatinya.</p>
<p>Ada yang memasukkan nasi ke dalam kuah sotonya dan ada pula yang sebaliknya yaitu memasukkan kuah soto ke dalam piring/mangkuk nasinya. Sama nikmatnya.</p>
<p>Kalo saya sih lebih seneng memasukkan nasi ke dalam kuahnya. Nasinya pun sedikit-sedikit dulu, biar lebih <em>geemana getuuuu&#8230;</em></p>
<p>Kalo Anda?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ferigunawan.com/2007/05/10/nasi-soto-atau-soto-nasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Protected: Joroknya Trans TV</title>
		<link>http://www.ferigunawan.com/2007/03/09/joroknya-trans-tv/</link>
		<comments>http://www.ferigunawan.com/2007/03/09/joroknya-trans-tv/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Mar 2007 01:45:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Feri Gunawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blablabla]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[televisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ferigunawan.com/2007/03/09/joroknya-trans-tv/</guid>
		<description><![CDATA[There is no excerpt because this is a protected post.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<form action="http://www.ferigunawan.com/wp-pass.php" method="post">
<p>This post is password protected. To view it please enter your password below:</p>
<p><label for="pwbox-85">Password:<br />
<input name="post_password" id="pwbox-85" type="password" size="20" /></label><br />
<input type="submit" name="Submit" value="Submit" /></p></form>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ferigunawan.com/2007/03/09/joroknya-trans-tv/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
