
MUSISI Indonesia itu hebat-hebat lho ya. Lewat karya-karya apiknya, mereka mampu “mengganyang” permusikan Malaysia. Kita begitu dominan di sana.Paling tidak hal itu mampu membuat Amy “Isabella” Search cs protes karena media elektronik Malaysia lebih banyak memutar lagu Indonesia dibanding lagu karya bangsanya sendiri.
Tapi Malaysia tak kalah hebatnya. ‘Hanya’ lewat sebuah kontroversi lagu daerah, mereka mampu membuat sebagian besar bangsa Indonesia geram dan mangkel. Perdebatan dan opini sengit pun kembali menyeruak.
Saya ndak mau membahas hal itu. Tapi ya jangan sampai lah masalah kayak TKI, seni dan budaya, suwiping imigran gelap dsb justru malah membuat konflik dan ketegangan yang berkepanjangan antara kedua bangsa.
Lo pikir ndak sakit apa tegang terus? Harus ke dokter, keluar duwit….?!
Ambil positifnya saja. Jangan-jangan kita ini mau diadu domba. Jangan-jangan ada pihak ketiga yang mau menjadikan negara kita dan negara Jeng Siti itu sebagai “Palestina dan Israel” nya Asia Tenggara. Ndak mau to?
Pokoknya, saya dan Siti Nurhaliza anti kekerasan, tapi suka kekenyalan. Jadikan musik sebagai alat perdamaian bukan pertikaian!
Pipis! :)>-
(more…)