Archive for November, 2008

Sholahuddin Wahid dan “Kartun Nabi”

Thursday, November 20th, 2008

Wah ngawur itu. Cari penyakit saja. Wah minta digebuki orang itu,
KH Sholahuddin Wahid

ANDAIKAN saja saya ini bertemu dengan si pembuat “kartun nabi” itu, dia pasti sudah tersenyum lebar puas gembira tertawa hahaha. Sekian persen tujuannya telah tercapai.

Bagaimana tidak? Dia telah berhasil membuat seorang mantan Ketua PBNU untuk (mempunyai niat) berbuat suatu tindakan atau perilaku kriminal:nggebukin orang! :)

Agaknya jarang ya tokoh nasional yang mampu bersikap elegan nan menawan dalam menanggapi suatu kasus.

Provokasi Sesat

Wednesday, November 19th, 2008
bTinggi Rendah/b: KPK dan FBI © Foto: http://www.antaraphoto.com

KPK bersama FBI (Foto: http://www.antaraphoto.com)

TUBUH saya yang tinggi semampai (bak model) ini acap kali dimanfaatkan oleh teman yang beraliran oportunisme. Sewaktu upacara bendera (dulu) banyak teman yang berusaha berlindung (dari panas matahari) di bayangan tubuh saya. Berebutan mengambil posisi di belakang si jangkung.

Ketika upacara selesai, mereka pun tak lagi “berteman” dengan saya.

Memilik tubuh yang tinggi (plis! bak model ya. plis!) bukan berarti saya setuju dengan iklan-iklan (susu, vitamin dll) yang seolah-olah mengukuhkan manusia bertubuh tinggi jauh lebih trendi daripada manusia bertubuh pendek. Ndak 100% mesti begitu kan?

Bukankah provokasi semacam itu tak ubahnya iklan pemutih wajah yang memposisikan kulit putih jauh lebih canggih daripada kulit hitam?

Kuis Tebak Alis

Tuesday, November 18th, 2008

Tarif Parkir Malioboro

Sunday, November 16th, 2008

© Image: http://www.tanyakenapa.com

SAYA sih ndak tahu seperti apa yang terjadi di dalam, saya cuma liat dari luar saja. Mekanisme, itung-itungannya seperti apa, gimana, kok bisa, eh eh kok gitu sih dst.

Tapi ya masalah kayak gini kayaknya belum selesai-selesai dari entah tahun kapan.

“Sebetulnya yang harus ditertibkan: tarif karcisnya, tempat parkirnya, apa petugasnya atau malah yang mempunyai motor?”
Th Eko Pr, warga Maguwoharjo.

“Kalau masyarakat ada yang dirugikan oleh juru parkir (jukir) nakal, sementara biasanya mereka malas untuk rame dengan jukir bersangkutan, bisa melaporkan langsung ke kami.”
Agus Budiono SH, Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta.

“Padahal sudah saya kasih Rp. 1.000 tetapi si jukirnya menolak. Karena saya tidak mau ribut, saya pasrah kasih saja Rp 2 ribu.”
Doni, warga Yogyakarta.

“Hanya saja, biarpun karcis sudah diperbarui, jika masih ada juru parkir yang tidak mengindahkan peraturan, maka karcis ini tidak akan efektif. Intinya, kesadaran juru parkir untuk tidak merugikan konsumen harus lebih dulu dibenahi.”
Gita Faradhilah, mahasiswa.

“Saat saya tanya siapa nama ketua paguyubannya, dia tidak menjawab dan mengembalikan uang Rp. 1.000.”
Dhias, warga Pakualaman.

Pasti pernah (selalu) mengalami yang kayak gini kan? Ah lagi-lagi masalah korupsi.

“Btw ini bukti kalau bukan cuma orang di posisi atas yang pada korup.”
Tanya Kenapa?

Bukan Jaminan

Saturday, November 15th, 2008

Maria  : Obat ini aman kan? Nggak ada efek samping?
Yahya : Pastinya. Kan dibuat di Amerika.

Zaini  : Kamu yakin hitungannya sudah benar?
Eva    : Ya iya lah! Kan ngitungnya pakai komputer.

NGOMONG-NGOMONG Feri Gunawan itu ganteng ndak sih? Oh my gosh! Plis deh! 100% ganteng lah! Kan dia punya domain sendiri, ndak numpang kayak yang lain.