Perbandingan Harga Pempek

BARUSAN nonton sebuah liputan kuliner yang membahas tentang pempek Palembang.

Pempek sendiri bisa diartikan sebagai kue ikan dengan bahasa kerennya fish cake. *he bener nggak ya*

Proses pembuatannya melibatkan adonan ikan yang dicacah/digiling, bumbu plus ditambah semacam tepung kanji.

Dan kalo disuruh membandingkan antara harga pempek di sana dan di Jogja tentu saja akan jauh berbeda. Coba liat tabel berikut ini.

Menurut liputan tersebut, harga pempek lenjer di sana lebih mahal daripada pempek kapal selam, walaupun kalo diliat ukurannya jauh lebih kecil.

Asumsinya adalah harga komposisi pempek lenjer yang berasal dari ikan asli lebih mahal daripada harga telor yang ada pada pempek kapal selam.

Lha kalo pempek yang selama ini saya beli kan harga lenjer jauh lebih murah daripada kapal selamnya.

Berarti? Berarti penjual pempek yang saya kunjungi memberi harga pempek bukan berdasar pada harga komposisi bahan (ikan, telor dsb) tapi berdasarkan ukurannya saja.

Kalo bentuknya kecil ya murah, kalo besar ya mahal. Namanya juga pempek palsu.

Dimana asli = komponen utama adalah adonan ikan, sedangkan palsu = komponen utama adalah tepung.

Misalkan mau ngasih harga berdasar bahannya ya kan semua bahannya sama. Sama-sama tepung :)

Penjual pempek : “Pembeli nggak tahu diri! Udah dikasih murah kebanyakan cing cong! Kalo mau yang asli sana beli tempat lain!!!!!?????”

Feri : *nunduk*

Tags: ,

One Response to “Perbandingan Harga Pempek”

  1. fisto says:

    keren juga ya namanya….fish cake…heuhuehueh….trus cukanya namanya apa?…eh, namanya cuka kan ya?….atau kuah?…

Leave a Reply