SAYA itu kan beberapa hari yang lalu sempet mampir ke sebuah minimarket. Tersebutlah namanya adalah Indomaret.
Pas selesai membayar, ada sesuatu yang tampak berbeda dari penampilan dan pelayanan mbak kasirnya (dan untuk selanjutnya disebut MK).

Mulai dari sikap sampai pernak-pernik yang melengkapi seragam si MK tadi. Setelah menyerahkan uang kembalian dan struk belanjanya, si MK tadi langsung dan dengan sikap yang sangat terstruktur…
- Menyatukan kedua tangannya dan meletakkan di dada -apa ya istilahnya, kayak orang semedi gitu lho atau pas maaf2-an lebaran gitu lah- dengan sikap yang tampak ramah.
- Detik berikutnya MK tampak sedikit menurunkan posisi/tinggi badannya, dengan sikap tangan yang masih seperti tersebut di atas. Jrengg…jreengg…
- Detik-detik itu masih berlanjut. Si MK memasang senyum simpul. Saya agak lupa apakah matanya juga ikut-ikutan berkedip nakal atau tidak.
- Selanjutnya bibirnya tampak mulai terbuka. Sapuan lipstiknya merekah cerah bak bunga bangkai yang baru mekar. Ya! Dia mengucapkan ucapan terima kasih ke arah saya, tentunya dengan kombinasi yang pas dan nendang antara sikap nomor 1,2,3 dan 4.
- Setelah posisi nomor 1-4 telah terselesaikan dengan sempurna oleh MK, buru-buru dia menuju pintu keluar untuk membukakan pintu untuk saya, tentu dengan wajah dibuat-buat atau memang ramah itu. Saya kok masih lupa, matanya kedip-kedip nakal nggak sih?
- Nah, rasanya nggak pas jika kesemua itu tidak dilengkapi dengan kostum yang memadai. Dari bajunya sih kayaknya seragam yang biasa dipakai gitu. Tapi nampaknya manajemen tempat MK bekerja nggak kekurangan akal. Ditarohlah selempang menawan -yang menjurus ke arah menjijikkan- di bahu si MK tadi. Sempurna! Layaknya seorang mantan Miss Universe yang sedang magang jadi kasir minimarket.
Ada yang salah? Nggak ada. Namun menurut saya kok agak berlebihan dan terlalu terstruktur. Sehingga konsep ramah dan santun terhadap konsumen yang hendak diterapkan tampak kaku dan terkesan itu-itu saja.
Kita bisa menebaknya, habis bilang ini pasti terus melakukan itu dan seterusnya. Malahan jadi seperti robot to? Aku bilang A kamu bilang A, B ya B.
Kita ini kan manusia, bukan robot. Jadi konsep seperti itu sangat membutuhkan sentuhan hati sehingga akan lebih manusiawi dan tidak terjebak dalam sikap kepura-puraan serta tuntutan manajemen semata. Mulailah segala pekerjaan dengan sepenuh hati dan keikhlasan. Opo to iki!
Menuru saya, profesi yang berhubungan dan berhadapan langsung dengan konsumen seperti kastemer serpis, kasir dsb harus memilik takaran yang pas, tidak berlebihan.
- Pas senyumnya
- Pas ramahnya
- Pas penampilannya
- Pas ketulusan hatinya
- Pas semuanya

Ditambahin kedip-kedip nakal mungkin?
8 comments ↓
lho, namanya juga marketing…
lagipula, miss2an seperti ini sebenarnya bukan hal yg aneh kok…terlebih di jakarta. beberapa gerai toko pernah melakukan seperti ini… tapi itu 2-3 tahun lalu…sekarang yg masih bertahan cuma 1 toko…di blok M, AFAIK…
yup benar. saya aja yg soka aneh kali ya..hihiii
ehehe…
koyok semboyane pertamina wae…pas…
pass susunya…. kaya iklan kopi aja hahaha
susune sopo to…
ahh ga ada itu… paling juga pura-pura…tanya langsung aja “pura-pura mbak?” atau “disuruh bozz ya mbak? sama saya ga usah deh, saya asik2 aja kok” trus baru deh mulai senyum dan kedip-kedip nakalnya hhehe
Saya kecewa Indomaret Kok .. bisa bisa nya nggak punya ijin
buka di sebelah warung saya .. saya akan lapor semua toko
di jakarta saya yakin banyak yg nggak ada ijin nya saya akan lapor ke Pak Subaning dan Pak Budiman Simarmata wakil walikota Jakarta Selatan dan Pak Fajar Panjaitan kebetulan dulu seangkatan dengan saya di Pemda…awas
Lho yah pak Laurentius .. yang kalo omong nggak sopan.. kamu punya pendidikan nggakk .. kalo di media masa omong seperti di pasar.. bisa2 nya pak Simnarman Jonathan pake direktur seperti dia…
Saya termasuk pelanggan indomaret dari awal berdiri.tetapi setelah timbulny saingan waralaba,posisi indomaret menjadi semakin terpuruk bahkan kualitasnya semakin menurun.Kenapa?????
aPakah memang pihak indomaret sendiri sudah merasa bosan mengelola indomaret.Kalo iya tutup aja!!!!!He…he….
Jangan kalah saing sama yang lain donk.Maju terus indomaret!!
Leave a Comment