HARI ini setahun yang lalu…
|27 Mei 2006|05:55|00:00:57|Jogja Setahun Lalu|27 Mei Tahun Lalu|Refleksi Satu Tahun Gempa Jogja:Jurang Yang Semakin Lebar|Shubuh ku Telat|Launching Komik Jogja 5,9 Skala Richter!|Kenangan Satu Tahun Yang Lalu|Peringatan Setahun Gempa di Bantul|1 Tahun Sudah Yogyaku Menangis|Semoga Tak Lupa|
Peringatan? Sekedar seremonial kah? Jangan lah…
8 comments ↓
penghormatan tepatnya,,,
refleksi katanya…
ultah kita aja tiap tahun dirayain dengan makan2,
tahun baru aja tiap tahunnya dirayain dengan gede2an,
masa hari yg bersejarah menyisakan banyak luka dan trauma, dan mengubah hidup banyak orang dilupakan begitu saja?
mudah2an bukan cuma sekadar solidaritas blogger yang gak ada isinya. pengennya sih ada sesuatu yg bisa kita lakukan untuk bantu2…
tulisanku gak dilink? hehehe…
yaaa…
bagus..
hari ini setahun yg lalu muncul pula lumpur jahanam lapindo
Setahun gempa…aku malah ada di Sidoarjo…yang penuh lumpur…penuh demo….Maaf…setahun gempa…aku nggak ada di Jogja…
Tapi…rasa takut, panik, sedih, miris, tetap terkenang….
Setahun lalu itu….keluarga di Balikpapan dengan cemas memintaku pulang…
Tapi gak mungkin aku pulang…saat temanku, saudaraku, di Jogjakarta sedang kesulitan….
Semoga tetap menjadi refleksi bagi kita,
Bahwa semua yang kita punya ini,
Hanya titipan Allah SWT….
Dan salut buat masyarakat Jogja(terutama BANTUL) yang cepat pulih dari duka…..Kapan boleh main ke rumahmu lagi fer?
27 mei 2006
ada wisuda di uii di ust tamsis juga. kebetulan sepupuku wisuda kala itu.
aku ga sempet solat subuh, disamping bangun kesiangan juga deg-degan juga baru kali ini aku mengalami gempa sebesar itu. jadi bingung mau gimana.
langsung kabur ke rumah, ortu juga cemas banget memintaku segera balik, maka kuputuskan ikut pulang bareng sodaraku yg ga jadi wisuda.
tapi, aku sempat membuat panik salah satu warga bantul, ‘eh, katanya angin laut pasang ya? awas lho fer tsunami..’ kataku via telpon. feri pun meminta didoakan…hahaha lucu tapi trenyuh!
Setahun gempa…menyisakan luka yang pedih bagi yang mengalaminya…
Tapi setahun gempa, justru membuat aku resah…
Apakah aku harus pindah dari Sidoarjo??
Atau menetap saja…menunggu sang Lumpur mampir ke rumahku??
iya…..jangan cuman seremonial….
ngeblog juga jangan cuman seremonial kan?
:p
ayo apdet ah…
aku inget..susah banget menghubungimu waktu itu..
Leave a Comment