Jayalah Slalu Indonesiaku !

SAYA kebetulan tumbuh dan besar menjadi manusia lucu, berwibawa, ganteng dan juga berasal dari keluarga yang cukup berada. Maaf bukannya sombong, tetapi memang seperti itulah keadaannya. Tapi, daripada nanti menimbulkan konflik sosial berkepanjangan, kecemburuan sosial sekaligus fluktuasi rupiah yang tidak stabil, maka saya perlu meluruskan pernyataan saya di awal tadi. Saya memang berasal dari keluarga yang cukup berada, ya BERADA CUKUP JAUH DARI PUSAT KOTA JOGJA alias NDESO! Mungkin karena alasan itulah saya sering nonton sinetron.

PR buat pembaca budiman semuanya: Temukan korelasi yang kuat antara sinetron dan ndeso!

Saat ini kalo diperhatiken, ternyata e ternyata tipi-tipi di Indonesia lebih sering menayangkan sinetron ya? Atau mungkin lebih tepatnya SEMAKIN DAN AKAN TERUS-TERUSAN SERING menayangkan sinema elektronik itu.

Jarang sekali kita temukan materi acara yang bermutu dan mendidik bagi setiap perikehidupan umat manusia yang semakin terjerembab dalam lubang-lubang kenistaan dunia yang semakin tua ini. Ouh! Seperti misalnya tayangan film India! Maksud saya ternyata flm India itu memberi manfaat juga lho. Oh saya kangen dengan film ini…heheh. Nah dari film India saja sebenarnya kita bisa belajar banyak hal. Banyak-banyak hal.

Seperti betapa pentingnya penghijauan dan penanaman pohon-pohon. Kita tahu jika orang India suka sekali gelayutan nggak jelas di pohon atau ngesot-ngesot di taman tiap kali ada musik yang mengalun. Ada hal positif yang bisa kita ambil dari hanya sekedar potongan adegan tersebut. Lha kalo di Indonesia nggak ada pepohonan rindang, taman-taman yang elok dan ciamik, saya dan juga rekan-rekan pecinta film India lainnya nggak bakalan bisa ikut-ikutan kesurupan ngesot-ngesot di rumput-rumput taman dong? Masak mau ngesot-ngesot di lumpur sawah? Nggak kan?

Tapi semoga saja semua itu hanya sekedar tren saja. Nanti kalo Bulan Ramadhan pasti juga berubah sendiri. Maksudnya, sinetronnya sih tetep ada, tapi dikemas dengan selubung dan kelambu yang seolah-olah turut mensukseskan jalannya ibadah puasa. Yeahh sama saja…

Ada beberapa jenis kategori sinetron di Indonesia. Tentu tidak semuanya sukses, ada yang sekedar jual tampang (iseng banget jual tampang ya), ada yang jual tema yang buruk bin amburadul dan sebagainya.

Kategori pertama adalah sinetron kejar tayang.(ada tuh sinetron kejar koesnadi!) Mmm…sebenarnya kita harus mendukung sinetron jenis ini karena ditengah-tengah (dipinggir boleh ndak?) terpuruknya prestasi olahraga kita, masih ada insan manusia Indonesia yang rajin berolahraga dengan main kejar-kejaran. PATUT KITA HARGAI! Dan ciri kuat dari jenis sinteron ini adalah jadwal penayangannya yang terus menerus tiap hari. Sampai-sampai direktur utama tipi yang menayangkan jenis sinetron ini harus turun tangan bila ternyata pada hari H (H tu hari apa ya?) sinetron yang seharusnya sudah tayang ternyata belum selesai dibuat. Pengertian turun tangan di sini adalah sebagai berikut:

Direktur utama tipi tersebut membuat semacam permohonan maaf selama kurang lebih 5 menit yang isinya menyatakan kalo sinetron XXX pada hari XXX jam XXX belum bisa ditayangkan karena salah satu artis pendukung sinetron kejar tayang tersebut sedang terkena diare akut, misalnya. Dalam hal ini direktur utama tersebut juga harus membawakannya dengan penuh penjiwaan, kalo perlu dengan efek-efek air mata supaya pecinta sinetron tersebut percaya begitu saja.

Kategori kedua adalah sinteron “religi”. Jenis sinetron ini mudah dikenali dari hanya judulnya saja. Misalnya : BLOGGER KURANG AJAR MATI DISERUDUK KUCING GARONG BETINA, atau yang ini, BUAH KETABAHAN SEORANG BLOGGER YANG MISKIN KOMENTAR. Dan tidak perlu dijelaskan lagi, jenis ini sampai sekarang masih terus bertengger di jajaran TOP 40 SINETRON INDONESIA VERSI CNN yang disponsori oleh CNI (hehehh)

Kategori ketiga dibedakan dari stasiun yang menayangkan. Seperti RCTI lebih fokus ke sinetron jenis perhiasan, contoh: Cincin, Liontin, Intan dan yang akan segera tayang pada pertengahan bulan Mei adalah GELANG KARET!

GELANG KARET! SEGERA DI RCTI!

Sinetron tersebut bergenre horor romantis semi vulgar dan ada sedikit komedinya juga. Akan dibintangi oleh dua bintang muda DUDA HERLINO dan NIA PERMADANI. Beri tepuk tangan yang paling meriah buat RCTI, SALUUTTT!!! Selanjutnya yaitu Lativi. Stasiun ini lebih memfokuskan pada sinetron yang tidak bermutu atau sinetron bekas dari stasiun TV lain. Bener-bener sebuah stasiun tipi yang mengamalkan asas manfaat: DIBUANG SAYANG! Sekali lagi mari kita sejenak untuk berdiri dan memberikan TEPUKAN YANG PALING MERIAH BUAT LATIVI!!! Lativi? PASTI norak!

Yak cukuuupp segitu saja kategorinya. Semakin panjang dan banyak nanti malah semakin mirip dengan sinetron :) Dan sebagai penutup saya mewakili rekan-rekan lain pecinta film India, hanya bisa mengucapkan…
JAYALAH TEERUS SINETRON INDONESIA..!!! :D

Tags: ,

4 Responses to “Jayalah Slalu Indonesiaku !”

  1. singo mbelo says:

    yap semakin bandang aja tu sinetron tumbuh laiknya jamur di musim hujan. yg makin ga mutunya lagi ada 1 tema yg sama. mau tahu? kalo sempat liat sinetron PASANGAN HEBOH di RCTI dan ALISHA di SCTV, dan menurutku itu sinetron jiplakan juga. JAYALAH TERUS RCTI!

  2. keluargaikom says:

    Wuakakaka..aku ngguyu2 dewe kiy…

    Postingan yang lutju. Lagian judulnya rada2 patriot, isinya mlh ra mutu. Wuekeke..gyahaha

  3. Lakone says:

    Wah wah…!

    Jangan jangan sampean tetangga saya! Sukanya NDOBOSS ngalor ngidul ora karuan juntrunge, tapi lucu…lucu tenan. Pooll lucune…!! Wong deso sukanya Sinetron sama Pilem India…wah cocok!! dan Ora mutu…kekekekekee..!!

    Podo ndesane ora usah kakean wuwus Dap!!

    Gondo

Leave a Reply