SAYA kebetulan tumbuh dan besar menjadi manusia lucu, berwibawa, ganteng dan juga berasal dari keluarga yang cukup berada. Maaf bukannya sombong, tetapi memang seperti itulah keadaannya. Tapi, daripada nanti menimbulkan konflik sosial berkepanjangan, kecemburuan sosial sekaligus fluktuasi rupiah yang tidak stabil, maka saya perlu meluruskan pernyataan saya di awal tadi. Saya memang berasal dari keluarga yang cukup berada, ya BERADA CUKUP JAUH DARI PUSAT KOTA JOGJA alias NDESO! Mungkin karena alasan itulah saya sering nonton sinetron.
PR buat pembaca budiman semuanya: Temukan korelasi yang kuat antara sinetron dan ndeso!
Saat ini kalo diperhatiken, ternyata e ternyata tipi-tipi di Indonesia lebih sering menayangkan sinetron ya? Atau mungkin lebih tepatnya SEMAKIN DAN AKAN TERUS-TERUSAN SERING menayangkan sinema elektronik itu.
Jarang sekali kita temukan materi acara yang bermutu dan mendidik bagi setiap perikehidupan umat manusia yang semakin terjerembab dalam lubang-lubang kenistaan Continue reading →