Beda Presiden Beda Lagunya

PADA generasi Bung Karno, musik yang hingar-bingar aka musik ngak ngik ngok dilarang keras dan para musisi yang memainkannya dipenjara. Koes Bersaudara salah satu korbannya. Bang Rhoma pun ‘mempersembahkan’ lagu Haram nya buat masa tersebut “Kenapa semua yang enak-enak itu dilarang…”

Zaman Pak Harto beda lagi. “Pengalaman masa lampau mengajarkan bahwa kesulitan apa pun yang dihadapi, bangsa Indonesia melewatinya. Dengan bekal itu, kita percaya badai pasti berlalu…” *)dari Kompas. Sehingga lagu Badai Pasti Berlalu menjadi soundtrack periode ini, walau badai itu masih belum berlalu sampai sekarang.

Banyak kemajuan yang didapat dalam periode Pak Habibie. Bahkan kalo kata orang cenderung sangat maju alias kebablasan. Salah satunya adalah lepasnya Timor Timur dari NKRI. Tak lain dan tak bukan, lagu yang tepat untuk beliau adalah Hilang Permataku…“Hilang Permataku, hilang harapanku…yang kupupuk sejak dulu kala…”

Diam adalah emas. Diam adalah Megawati Soekarno Putri. Dan grup band Potret nggak mau diam untuk menyanyikan lagu Diam nya “Kau marah padaku, aku diam. Kau maki diriku, aku diam.” Diam, diam dan terus diaammm…

Gus Dur. Simpel, nggak mau neko-neko dan selalu dikelilingi guyonan yang bisa jadi bumerang bagi dirinya sendiri. Sehingga saat Pak Dhe Chrisye menyanyikan lagu Untukku “Walau ke ujung dunia pasti akan kunanti…Meski ke tujuh samudera pasti ku kan menunggu”, Gus Dur langsung menyahutnya dengan “Gitu aja kok repot!

Lupakan romantisme ala Pelangi Di Matamu nya Jamrud “Ada pelangi di senyummu yang membuat lidah ku gugup tak bergerak….” Walaupun intro awal lagu ini juga bisa dinyanyikan buat Pak Harto “Tiga Dua tahun. Aku berkuasa. Untuk siapa. Ya untuk keluarga, bukan rakyat jelata. Aku kaya raya” Periode SBY identik dengan banjir. Bukan monopoli air semata tapi juga berlaku buat bencana, korupsi, air mata dsb. Kira-kira lagu apa ya yang tepat buat periode ini ?

This entry was posted in Musik and tagged , . Bookmark the permalink.

8 Responses to Beda Presiden Beda Lagunya

  1. ce_maniest says:

    masnya..kok kayaknya tulisannya jadi rada aneh yah..dari mulai dendam,maafsalah,sabar,iri hati..kok kayaknya beda dengan tulisan sebelumnya…Hmmmm..susah dimengerti..da pa Yah?

    >> lahh…?? memang harus sama ya tulisan satu dengan yg lainnya, kan biar variasi. Kadang enak kadang susah, kadang di atas kadang di bawah, kadang serius kadang bercanda…hehe. Kadang komen kadang cuman lewat…ups :D

  2. lagu periode SBY?
    hmmm….mungkin lagu ini cocok.

    >> duh ebiet ya, ok deh boss

  3. hahaha, bagus2, kreatif bgt! Tapi saya jg ga tau lagu apa yang cocok buat SBY haha.

    >> tuh mas fahmi usul ebiet..heheh

  4. abe says:

    SBY gimana? masak belum ada lagunya, Fer? Hihi.. ntar beliau cemburu lagi gag dibuatin lagu! ^_^

    >> Lagu Buaya Darat aja po…ups… :D

  5. Qen says:

    lagu yg tepat? lady raiiiiiiin, i hear you at my window… :)

    >> sip..sip…

  6. arthit says:

    hey.. dah lama ni g ngasih comment disini..

    seru ya.. tiap zaman punya ciri khas masing2.. kalau akhirnya feri gunawan menjadi presiden suatu hari nanti…lagu apa yang cocok???

    >> Damainya Indonesiaku ciptaan Melly, baru keluar 2009 entar…

  7. cibhy says:

    MENDING SEKARANG LAGUNYA PUNYA SHERINA YG SENDIRI BWT PAK SBY. GAR DYA BISA TENANG UNTK MIKIRIN RAKYATNYA YG GI PADA SEKARAT .
    GMN FER.., U STJU GK .STJU KN… KN.. KN… KN…!!!!!!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>