Archive for January, 2007

Kenapa Masih Ada Berita Bohong?

Saturday, January 27th, 2007

KEBETULAN pagi ini saya nonton televisi dan kebetulan pula melihat teks berita yang berjalan-jalan, eh disebutkan kalo warga Wukirsari, Imogiri semalam nggak bisa tidur karena ada isu gempa. Lah, kapan ada isunya yah? Semalem saya tidur pulas tuh…hehe.

Saya baru ngeh kalo ternyata isu tersebut bersumber dari seorang takmir masjid di daerah tersebut . Hari ini, katanya si takmir tersebut, akan ada gempa besar karena hari, tanggal dan pasaran pada hari ini sama dengan gempa 27 Mei tahun lalu. Ih hari gini masih ya kayak gitu…ngeramal-ngeramal gak jelas.

Dan memang terbukti kan, hari ini nggak ada kejadian yang diramalkan tersebut. 100% isu semata. Wo dasar wong edan… :D

Satu Berita Berjuta Acara

Thursday, January 25th, 2007

JADI memang bener apa yang dikatakan temen saya kalo berita-berita di Trans TV sering diulang-ulang, dari pagi sampai malem, dari hari ini sampai beberapa minggu ke depan. Khusus buat berita yang memang sisi aktual nya tidak kentara.

Contoh yang saya ambil dan saya reka-reka sendiri yaitu berita tentang penjual belalang goreng asam manis.

Hilang

Sesuai dengan teklen stasiun ini yaitu Milik Kita Bersama, maka satu berita pun akan di pakai bersama-sama di berbagai program acara. Satu Berita Berjuta Acara.

Dengan sentuhan kreatifitas, satu berita tersebut bisa masuk ke berbagai program acara tersebut, mulai dari yang religi sampai berita serius…hehe. Jam tayang bisa jadi sudah tidak akurat lagi.

Kalo mau membuktikan ya silakan pantengin seharian, siapa tahu kan ntar dapet tipi baru. :)

Berburu Jodoh

Tuesday, January 23rd, 2007

love

PEMILIHAN kata tertentu dan juga keputusan kita untuk memakai atau membuang kata tersebut dalam kalimat yang akan kita pergunakan, sedikit banyak akan berpengaruh terhadap hasil akhir yang kita inginkan.Biro Jodoh. Ya, dari halaman Kontak Jodoh Kompas yang saya baca, tercatat ada beberapa variasi kata yang dipakai pada bagian kriteria yang diinginkan si anggota kontak jodoh.

Saya ambil contoh: Feri Gunawan, bujangan keren nan lincah, pun juga nggemesin..bla..bla…bla. Mendambakan janda kaya, penyayang, belum punya anak, semok…bla..bla. Di contoh tersebut kriteria si bujangan keren nan menggemaskan itu diawali dengan kata mendambakan.

Pun ada variasi kata lain yang saya temukan yaitu menghendaki, merindukan, menantikan, mencari, menginginkan dan mengidamkan. Walaupun intinya sama, sama-sama cari jodoh, tiap kalimat tersebut akan memberikan berjuta-juta efek dan pengaruh bagi si pencari jodoh lainnya. Kalo nggak pinter-pinter milih kata, bisa berabe nanti.

Mendambakan. Ini mungkin paling pas sampeyan pakai. Kesannya lebih elegan, lux dan jodoh pun bakal nemplok ke rumah panjenengan sekalian.

Menghendaki. Kalo yang ini kesan yang saya dapat agak maksa gitu,kaku dan kayaknya gak laku banget gitu. Lah?

Merindukan. Kata ini juga lumayan pas. Tipe-tipe yang milih kata ini biasanya orang yang sudah cukup makan asam garam dunia percintaan. Bukan karena nggak laku, tapi dia kangen dan rindu untuk memadu kasih (lagi).

Menantikan. Anggota kontak jodoh seperti ini bertipikal nunggu, nunggu dan nunggu. Terus menanti dan menanti jodoh yan datang. Kalo suka dengan tipe ini, sampeyan harus lebih agresif dan aktif untuk menjemputnya di gubug penantiannya.

Mencari. Yang ini cocok buat panjenengan yang sudah melakukan berbagai usaha namun belum ketemu jodoh juga. Usaha keras Anda akan terbayarkan dengan memilih orang ini, sama-sama tipe yang aktif berusaha mencari. Asal jangan salah pilih saja, ada juga yang cuma cari-cari habis itu ditinggalin begitu saja.

Menginginkan. Menurut saya ini juga mirip-mirip menghendaki, agak kaku, mupeng dan….tapi kalo Anda suka boleh saja lho, jangan nurut omongan saya.

Mengidamkan
. Dari katanya saja sudah jelas kalo orang ini sedang ngidam. Anda bakalan di suruh tanggung jawab terhadap benih yang sedang dikandungnya, itu kalo cewek. Kalo cowok, berarti dia sudah beristri dan sedang ngidam pengen begituan dengan wanita lain.

Jadi, selamat berburu jodoh. Toh yang terpenting adalah bukti nyata cinta sampeyan, bukan cuma sekedar kata-kata bualan. O ya, ini bulan Januari kan, met palenten ya. Lof wil fain yu if yu trai !!!

© Ilustrasi: Entah!

1+1=Buayyyaaaa

Friday, January 19th, 2007

JADI berapakah jumlah penyanyi cilik yang kerap tampil di TV sekarang ini? Berapakah jumlah lagu yang memang benar-benar ditujukan buat anak-anak?

Atau mungkin memang anak-anak zaman sekarang lebih akrab dan suka dengan lagu-lagu Ungu * dan demii waktuuu…*, Peterpan *arieeeelllll…!!!* dan juga Ratu * ahg..ahg..ahgg..*

Selanjutnya saya mengucapkan selamat buat sampeyan yang hidup pada generasi Puput Novel dengan Panggung Gembira Anak-Anak nya itu.

11

Mmmm…marilah kita sejenak *howeekkkk..* untuk menundukkan kepala, untuk selanjutnya berfikir, apakah kuku kita sudah dipotong dua kali dalam seminggu oleh Mama. Atau mungkin juga saat ini sampeyan sedang sibuk bersih-bersih karena banyak nyamuk di rumah sampeyan.

Dan kalo sudah bersih, silakan kalo sampeyan mau makan bakso, murah kok cuma dua ratus perak, banyak basonya, tidak pake saos,tidak pake kecap, tidak pake sambel juga tidak pake kol. Kalo nggak habis? Ya tinggal kasih saja sama si lumba-lumba, makan dulu! Begitu kali ya….???

Dan keponakan saya yang masih TK pun, sambil ngunyah baso, bersenandung dengan riangnya : Aku memang pencinta wanitaaaaaa…nammun kubukan buayyyaaaaaaa…..!!!!”

Bayangkan Saja!:Posh Spice

Tuesday, January 16th, 2007

BAYANGKAN SAJA!. Saat ini sampeyan akan menjadi seorang wanita *nggak usah beli BH ya*. Kalo Anda ternyata memang sudah wanita, bayangkan lagi sampeyan adalah seorang wanita yang merupakan isteri dari seorang pemain sepakbola handal nan kaya, David Beckham. Sudah. Ya Anda adalah Victoria Beckham.

Gaji suami Anda adalah USD 1 juta per minggu, angka yang lumayan untuk operasi wajah Anda. Lah?

Seperti yang kita ketahui, karir Anda di dunia hiburan memang sedang kacau. Boleh dibilang, suami Anda ternyata jauh lebih tersohor daripada Anda sendiri.

Nantinya atau malah sudah, Anda sekeluarga bakalan pindah ke Amerika Serikat karena memang suami Anda akan bermain di sana (LA Galaxy).

Nah, pertanyaannya adalah: Apa yang akan sampeyan lakukan di sana?

  1. Seperti biasa, mejeng dan ngurusin produk fesien akyu.
  2. Deket-deket ama Tom Cruise dan Katie Holmes biar ikutan ngetop.
  3. Bikin Spice Girl lagi dengan salah satu anggota terdepannya adalah Paris Hilton. ” ♪♪ Da..Da..Da…Da.. dadada…”
  4. Jadi pom pom girl dan teriak-teriak di pinggir lapangan: “Say B, Say E, Say C, Say K, Say H, Say A, Say M, BECKHAM! GO Beckham Go Go GO!!!”
  5. Terserah Anda.

Dilarang saling nyontek. Selesai nggak selesai jawaban harus di kumpul… :)

Timbilen dan Budaya Ngintip

Saturday, January 13th, 2007

eye

SAYA ‘salut’ dengan pergerakan yang cukup cepat dari sebuah kertas kecil nan kumal, dari tangan satu ke tangan lainnya, pada sebuah ruang kelas di mana di luar ruang kelas tersebut terpampang blekbor dengan tulisan kapur tulis putih berbunyi :“Harap Tenang Ada Ujian” *Diem nggak, lagi ujian nih*
Yaa, itulah yang disebut mencontek!. *mencontek…menconteeek temaaaann…*

Ada salah satu temen SMA saya dulu, kebetulan namanya di awali dengan huruf A, pinter, juara pararel satu sekolah, baik hati dan mau berbagi. Dialah sang produsen jawaban di setiap ujian.

Secara beliau, si Mr.A ini, duduk dengan urutan paling depan, maka mau tak mau proses distribusi jawaban harus benar-benar rapi agar seluruh isi kelas mendapat jatah yang sama rata, dari ujung depan sebelah kiri, kanan, tengah pojok kiri kanan, belakang nyempil sampai meja yang ada vas bunganya *ini kalo ketahuan*.

Dan saya yang duduk agak paling belakang pun bisa bernafas lega karena mendapat jatah jawaban yang sama, dalam waktu yang relatif cepat. Dan bisa dipastikan, semua jawaban akan relatif sama dengan nilai yang tidak jauh berbeda. Woo bocah ra nggenah! :)

Masih di SMA yang sama, suatu saat lagi trend di mana siswa tertentu memakai kacamata. Waktu itu memang Ian Kasela (more…)

Pembungkus Nasi Bungkus

Thursday, January 11th, 2007

MENDAPATKAN informasi bisa kapan saja, di mana saja dan dari sumber mana saja. Termasuk dari koran pembungkus nasi bungkus.

Nggak tahu apakah ini kebiasaan atau gimana, tapi tiap kali makan dengan pembungkus koran bekas, pasti iseng-iseng baca tulisan-tulisan di koran bekas tersebut.

Memang sih beritanya sudah lama cenderung basi, tapi setidaknya hal tersebut dapat menambah satu orang lagi yang mempunyai kebiasaan makan sambil baca koran atau bacaan lainnya ;) Nggak ding, minimal kan menambah wawasan kita, atau mengingatkan kita bahwa dahulu kala ada berita tertentu yang mungkin terlewatkan oleh kita.

Terlewatkan ? Ya. Sebenarnya dulu saya pernah mendengar kalo ada seorang blogger Jogja http://hermansaksono.blogspot.com yang terkena sedikit masalah karena postingannya, padahal maksudnya cuma buat bercanda saja.

Tapi ya itu, beritanya cuma sekedar mampir saja dan memang waktu itu belum terlalu akrab dengan dunia blogger ini..hehe *mang sekarang sudah akrab po ?*.

Dan, informasi itu mampir lagi ke tempat saya, melalui perantara sebuah pembungkus nasi gurih. Pastinya dalam kapasitas yang berbeda ketika saya sudah sedikit mengenal dan rutin membaca tulisan beliau *walah beliau* Minimal dimasukin bloglines lah :)

Satu kata yang terlontar, “Oo, dulu yang kena ‘masalah’ tu ini to, baru ngeh…heheh” Atau ada yang mau nambahin, “Dasar lelet informasi …!”

*)Maap skrinsut nya *arthit tau kan arti skrinsut :P * kurang jelas, ada minyaknya lagi…