SEBENARNYA lebih enak jika mendengarkan radio dengan memakai radio yang sebenarnya, bukan radio baterai apalagi radio jadi-jadian. Selain lebih jelas dan jernih, fasilitas nya pun jauh berbeda dibandingkan kedua jenis radio tadi.
Tapi berhubung banyak alasan dan prinsip yang kuat tentang penghematan listrik *mengikuti anjuran pemerintah*, maka kedua radio tadi menjadi alternatif yang tidak dapat dielakkan lagi *haiiyahhh ciat..ciatt* Apalagi kalo pas listrik mati,nafsu dan birahi untuk mendengarkan musik nggak bisa berhenti begitu saja. Dan benda tersebut dapat mewujudkan nafsu duniawi tersebut.
Berhubung sering dipakai, diputer tiap malem, ditidurin, dijambak, dipeluk ataupun tidak sengaja ditimpa badan berlemak ini *narohnya di tempat tidur sihh…!*, maka nggak tahu kenapa antena kecil nan tidak menggemaskan pada radio baterai tersebut SELALU PATAH !!! Krraakkk…! Walhasil daya tangkap prekuensi nya pun terganggu…ssshhhhhhhhhhh….!
Tapi eiitt..eiitt…ternyata sudah ditemukan penemuan yang bener-bener baru untuk mengatasi masalah tersebut. Perhatian ! Ini bener-bener penemuan terhandal di ujung tahun 2006 dan diprediksi bakal menggeser pemberitaan ME & YZ *bukan kependekan MEggY Z* Saya berencana akan mendaftarkan hak patennya sebagai kekayaan intelektual saya *dusta nista dan nestapa*
Lantas seperti apa caranya?
Yang pertama cari kabel, panjangnya terserah, jenis kabelnya juga terserah, yang penting adalah lilitkan kabel tersebut di bekas antena yang patah tadi.

Mungkin kalo Anda dulu adalah seorang anggota Pramuka sejati *persami, jurit malem,sandi rumput,kepada Pratama hormaattt graakkk* bisa juga tuh kabelnya divariasi dengan memilin-milin nya *bukan hanya upil* menjadi semacam simpul-simpul tali, kepang ekor kuda dsb. Setelah itu pastikan posisi lilitan bener-bener pas sehingga gelombang radio dapat tertangkap dengan baik.

Mudah kan. Ngomong-ngomong..…yiahh……makin lama koook makin aneh to saya ini,postingan yang gak jelas…xixixix.
*eh Patah Jadi Dua tu dulu lagunya Alda bukan ya*
9 comments ↓
Intinya, antenanya disambung pake kabel… atau kabelnya sekarang berfungsi sebagai antena?
iyaa…kabelnya berfungsi sebagai pengganti antena…
mas..mas.. kalo kepangnya bukan kepang kuda boleh ga? kepang sapi ato kepang singa bisa ga??
bener tu lagunya alda: “walau kadang hati bertanya, mungkinkah kau dan aku? namun getar rasa di dada tlah bersemi dan tumbuh, kasih jangan buat diriku patah jadi dua….”
Ooo begitu. Sori tadi ngomongnya nggak pake smiley, jadi nggak ada nada bercanda
yihaa radionya ga nguatin bok…mini abis, emg ditelinga ga bikin sakit ya?itu radio sm ma kadoku buat mbah pas sweet seventy gitu lhooh..eh, btw khan udah ada radio versi X3 Bunga CL itu lho….hik…hk…(tulisan ini hanya untuk menghina jd merasalah terhina)
postingan lucu….kapan2 dibawa ya? Pengen liat….lagi pengen ketawa nih…..
heheh setelah dibaca balesan komenku kok kyk orang marah ya…lupa kasih hehehe sih ya herman ya…xixixix
Saya juga minta maaf karena lupa tidak pake smiley?
Serasa bulan syawal
iya nih, minta ketupat sayur dong..gak pedes tapi ya…
Leave a Comment