Indonesia Gila

TANGGAL 10 Oktober 2006 diperingati sebagai Hari Kesehatan Jiwa Sedunia. Membayangkan bahwa itu adalah hari bagi orang-orang di rumah sakit jiwa merupakan tindakan yang salah. Gilee lo! “Masyarakat kita belum punya persepsi tentang mental health. Mereka tidak tahu dirinya sakit” demikian ujar dr Nalini Muhdi SpKj (K) pada salah satu harian ibukota.

Berarti sebenarnya kita juga bisa gila? Apakah kamu yakin tidak terganggu jiwanya? Merasa sudah menjadi orang yang waras…hehe. Sikap korupsi, iri dengki, kongkalikong dan tukang bohong, merupakan bagian dari terganggunya jiwa seorang manusia. Kegilaan yang sudah lama dan makin berkembang di bumi ini.

Gila. Sebuah kata yang sudah mengalami pergeseran makna, sama seperti kata bau. Gila sudah tidak lagi berkonotasi sebagai sesuatu yang bernilai negatif, bisa sebaliknya. Suatu kegilaan yang bernilai positif? Cap sebagai “orang gila” bukan lagi ditujukan bagi pengidap cacat mental, bukan hanya rakyat biasa namun pejabat teras depan pun dapat menjadi gila. Termasuk bangsa hewan sekalipun. Adil kan?

Suatu hari terlihat ada seseorang dengan pakaian yang hanya menutupi daerah tertentu, rambutnya tampak kusut dan kumal, dengan santainya berdiri di tengah jalan. Sambil tertawa, dia menari-nari menggoyangkan tubuhnya. Tertawa cekikikan sendirian. Seharian. Orang yang melihatnya bilang “Dasar orang gila!”

Negara Spanyol, oleh Organisasi Kesehatan Hewan Dunia masih dinyatakan belum bebas dari penyakit sapi gila. Ee di Surabaya sudah ditemukan tuh barang selundupan pakan ternak yang berasal dari unggas Spanyol. Bila terkonsumsi oleh hewan ternak, dikhawatirkan hewan tersebut bisa terkena penyakit. Dan manusia juga akan terkena imbasnya bila turut serta mengkonsumsi daging hewan ternak tersebut. Sapi bisa juga gila, apalagi penyelundupnya tuh, bisa jadi sudah gila.

Seorang anak tega membunuh kedua orangtuanya gara-gara tidak diberi harta warisan yang sama dengan saudara-saudaranya…gilaaa.

Sudah kawin selama duaaaaaaaaa puluuuuuhhhh tahuuuun tapi mau cerai? Anaknya sudah besar-besar lho…punya WIL ya? Nggak salah CD nya hilang karena buat didukunin? Eh itu udah nikah yang keberapa kok nikah lagi, hah ketiga? Apa rebutan hak asuh anak juga? Ooo mau diadukan ke Komnas Perlindungan Anak…Gileeeee. Dasar Infotainment…

Asap buatan Indonesia, untuk kesekian kalinya, telah membuat polusi dan kegilaan di mana-mana. Di mana-mana berarti bukan hanya di negara kita, tapi juga negara tetangga kita. Katanya RI gak bisa mengatasi masalah seperti ini sehingga tiap musim kemarau selaluuuuuu saja ada yang namanya kebakaran hutan. Duh bikin kebakaran jenggot tuh..

Katanya sakit….tapi kalo cucu lagi akad nikah ma resepsi bisa datang kan…?

Si lumpur yang nyembur telah menenggelamkan jalan, desa dan kawasan lainnya. Baru empat bulan sudah kayak gitu. Gila, kalo terus-terusan dibiarin warga juga kan yang kesusahan.

Kalo cuma memalsukan surat tugas, berarti tidak membunuh? Berarti juga hukumannya bisa diperingan? Ntar kalo dah keluar naik pesawat lagi ya, nebeng deh..

Lagi? Dah ah, karena kalau terlalu banyak bisa membuat gila yang nulis. Lagi? Gilaaa lo! LagilagilagilagilaGILA!

Tags:

One Response to “Indonesia Gila”

  1. chibi_risu says:

    hm…. salut!! perhatian juga shima_uma ma mental health. apa mau pindah ke psikologi barengan akyu yu’…

Leave a Reply