Lampu Tiga Warna

PERNAH ngitung berapa jumlah trafig light yang kamu lalui setiap hari menuju tempat kerja, kuliah atau sekolah kamu? Nggak? Coba sesekali iseng untuk menghitungnya.

Karena e karena lampu tiga warna saling tumpuk itu selain bikin tertib lalu lintas juga bikin perjalanan makin lama. Seperti saya yang harus melewati 11 kali lampu tiga warna itu setiap harinya. Sehingga total harus melewati 22 kali lampu tiga warna pulang pergi ! Itu belum termasuk perampasan hak-hak saya untuk melakukan aksi “turn left go ahead” yang secara serampangan diambil alih oleh pengendara lain yang ngejogrok di sayap kiri jalan. Pasti bikin lama. Belum kalo pas macet, baru mau jalan eee si bundar merah menyala. Sing sabar yo le le…

Alternatifnya ya cari jalan-jalan tikus biar nggak terlalu terjebak macet. Atau cari alternatif jalan lain yang tidak terlalu banyak tumpukan lampu tiga warna nya. Tetep menghormati pengguna jalan yang lain dan mentaati peraturan lalu lintas.

Rak leres mekaten to Pak Polisi…?

This entry was posted in Blablabla and tagged . Bookmark the permalink.

2 Responses to Lampu Tiga Warna

  1. Gerry says:

    jadi pengen jg nih ngitung jumlah lampu merah dari rumah ke kampus kaya mas…tp kayanya cuma 2 deh, pengendara sepeda kaya saya boleh ngitung jg ga? hehe

  2. Dorojatun says:

    hehehe, lampu merah dimana ya? nggak keliatan tuh. di kotaku cuma 1 aja tuh lampu 3 warna, cuma saja saya lewat malam-malam saja, nggak apapa kalo sepi lewatin lampu 3 warna nggak usah lihat-lihat. Hati-hati saja jangan cuma lihat lampu 3 warna ntar nabrak lo, mendingan lihat-lihat pengguna jalan, tapi awas nabrak lampu 3 warna.
    duh mong saya cuma jalan kaki kok, lewat trotoar lagi. :P

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>