Archive for August, 2006

Teka Teki dan Buku Tulis IDEAL

Monday, August 28th, 2006

LAGI pengen inget-inget dulu semasa SD , entah kelas berapa, aku pernah ngirim artikel berupa teka-teki,yang aku bajak secara paksa dari sebuah majalah Putera Kita terbitan Jogja (majalah apa ini ? nggak tau kan..?), ke sebuah LKS yang bernama CERDAS. (yang ini tau nggak…?)

Dan ternyata artikel teka-teki itu dimuat. Kira-kira gini bunyi teka-teki itu:

Gimana caranya supaya gajah dan semut apabila ditimbang beratnya akan sama?

Dan jawabannya adalah:

Ambil kamera kemudian foto tiap objek yang ada yaitu gajah dan semut. Habis itu timbanglah hasil fotonya dan beratnya pun akan sama.

Bener-bener basi dan tidak lucu ya? Tapi imbas dari semua itu ya aku pun diganjar satu paket hadiah berisi 25 buku tulis bermerk IDEAL.

Ada yang tahu merk ini? Itu lho buku tulis yang memposisikan dirinya sebagai buku yang tidak merusak mata (katanya sih gitu) dan di dalamnya terdapat kata-kata mutiara di tiap halamannya,berwarna pula.

Satu lagi: bukunya sangat tipis! Tapi tanpa wing (e..eeee!) Nggak tau apakah buku merk itu masih beredar saat ini.

Mmm..IDEAL…

APDET 25/09/2007

Republog Indonesia

Thursday, August 17th, 2006


HARI itu suasana tampak ramai. Beberapa orang terlihat sedang sibuk mempersiapkan ruangan yang akan dipergunakan sebagai ruang pertemuan. Tampak di meja-meja berderet rapi botol minuman mineral bermerk Bloqua.Ya, hari ini presiden pertama Republog Indonesia akan memimpin rapat koordinasi dengan para menterinya yang masih kinyis-kinyis.

Para menteri tampak asyik saling ngobrol sembari menunggu kedatangan Bapak Presiden. Pergunjingan mereka akhirnya terhenti setelah orang yang ditunggu-tunggu ternyata telah dengan gagahnya-dengan kumis bujur sangkar- berdiri di depan mereka.Rapat segera dimulai.

Saudara-saudaraku, seblog dan setanah air, hari ini kita akan melakuken sejumlah agenda yang mana akan sangat penting artinya bagi tonggak awal perjalanan blog kita dalam kurun waktu lima tahun ke depan

Para (saudara) menteri tampak antusias mendengarkan prolog dari pimpinan yang sangat dihormatinya itu.

Hormat-menghormati dan rasa saling menghargai haruslah kita junjung tinggi dalam upaya kita menjalankan apa yang telah diamanahkan oleh rakyat Republog Indonesia. Berbagai upaya harus kita tempuh dalam mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan sentausa.

Menteri-menteri itu sudah hafal dengan cara presiden memanggil mereka: Saudara!

Saudara-saudara ku semua, langkah yang harus kita ambil di awal kepemimpinan saya kali ini adalah dengan meningkatkan kualitas pendidikan blog kita. Kita semua tahu bahwa pendidikan blog merupakan hal yang sangat penting supaya kita tidak tertinggal dengan bangsa blog lain.

Jadi buat Menteri PBB (Pendidikan Berbasis Blog), Saudara Sudrajat, harap segera merumuskan kurikulum yang tepat dan akurat bagi pengembangan dunia pendidikan blog kita saat ini.

Menteri yang dimaksud tampak menganggukkan kepalanya.

Selain itu, di tiap-tiap sekolah dan kampus harus disediakan komputer yang terkoneksi dengan internet sehingga murid dan mahasiswa kita dapat dengan mudah dan murah alias gratis, dalam mengakses berbagai blog yang semakin makmur dan menjamur.

Tidak hanya itu, kurikulum yang ada juga harus dapat langsung diaplikasikan sehingga siswa dapat meracik blog yang apik,ciamik dan menarik.

Menteri itu (PBB) dengan sigap mencatatnya.

Termasuk dalam pemperdayaan wanita. Wanita tidak boleh ketinggalan dengan pria. Emansipasi wanita harus kita tegakkan.

Sri Mulyadi tampak mengiyakan. Bu Sri merupakan tokoh pemberdayaan blog wanita yang sangat terkenal. Dedikasi beliau telah diakui para blogger di seluruh jagat ini. Beliau pernah terpilih sebagai Miss Blog 2003. Karena prestasi dan kemampuan beliau itulah ia terpilih sebagai Menteri Pemberdayaan Blog Wanita.

Salah satunya dengan memberdayakan wanita untuk menciptakan resep-resep blog baru yang dapat memperkaya khasanah blog di tanah air kita ini. Seperti resep Blog Asam Manis Saus Pedas itu lho….

Blog Asam Manis Saus Pedas. Mmhhhh nikmatnya…

Tidak hanya itu. Seluruh lini kehidupan berbangsa dan bernegara tetap harus diperhatiken. Perekonomian blog, pertahanan dan keamanan blog, hak dan kebebasan dalam berblog ria, sosial budaya dunia blog dan sebagainya harus menjadi prioritas kita.

Semuanya terangkum dalam RAPBN (Rancangan Anggaran Pembelajaran Blog Negara) kita yang sebentar lagi akan kita susun bersama. Jangan sampai rakyat kita dibuat pusing akibat pola dan sistem pemerintahan kita yang kacau balau.

Para (saudara) menteri semakin antusias.

Akhirnya, saya ucapken selamat berjuang dan bekerja buat saudara-saudara menteri. Kita bersama-sama bahu-membahu membangun masyarakat yang makmur dan melek teknologi informasi demi kejayaan dan keharuman Republog Indonesia. Hidup Republog Indonesia! Merdeka!!!

Seketika tepuk tangan memenuhi seisi ruangan. Mereka bertekad untuk memajukan Republog Indonesia dengan segenap daya dan upaya.
Oh, Republog Indonesia!

Best Entry Lomba 17-an Blogfam 2006

Bebas Bablas

Tuesday, August 1st, 2006

KAPANKAH terakhir kali kamu ikut upacara bendera? Setahun yang lalu, dua tahun lalu atau baru beberapa bulan lalu. Atau kamu sudah lupa juga makanan seperti apakah upacara bendera itu. He he. Rutinitas tiap hari Senin itu mungkin sudah jarang atau tidak pernah kamu lakukan lagi.

Kata Bapak dan Ibu Guru waktu itu sih upacara itu sangat penting. Apalagi upacara saat peringatan hari besar nasional seperti Hari Pahlawan atau Hari Kemerdekaan RI. Kira-kira gini nih wejangan para pahlawan dengan penuh jasa itu (kasian juga dari dulu disebut pahlawan tanpa tanda jasa)

Jadi begini anak-anakku sekalian. Dulu kala para pahlawan dan pejuang Indonesia telah bersusah payah, berkorban jiwa dan raga demi kemerdekaan bangsa kita. Untuk itulah, kita sebagai generasi penerus bangsa ini, seharusnya bergotong royong, bahu-membahu mengisi kemerdekaan ini dengan hal-hal yang positif.

Peserta upacara mulai kepanasan dan sibuk dengan aktivitas masing-masing; termasuk gurunya.

Kita sebagai bangsa yang menghargai jasa para pahlawan, harus berupaya supaya kemerdekaan yang selama ini telah kita nikmati dapat bermanfaat sehingga bangsa ini semakin sejajar dengan bangsa lain di dunia ini.

Peserta upacara bosan.

Mari kita songsong masa depan yang lebih cerah dengan segenap daya dan upaya demi kejayaan Republik Indonesia. Dirgahayu Republik Indonesia. Merdeka !!!

Masih ingat dong dengan pola pidato seperti itu. Mmhhh jadi pengen ikut upacara lagi *sedikit berdusta*
Tapi bukan upacara bendera yang akan kita bahas, tapi lebih sempitnya makna dan arti kemerdekaan dan kebebasan di zaman yang bergelimang teknologi seperti saat ini.
*hubungannya dengan upacara apaan ya*
**ya dianggap aja berhubungan**
*ya nggak bisa gitu dong*

**ya terserah aku dong, bebas merdeka**
*#@$^Gh
*

Setelah saya ubleg-ubleg dan saya cari-cari dari berbagai sumber yang ada*bohong*, bebas sendiri mempunyai arti leluasa, tanpa tekanan dalam melakukan sesuatu dll. Sedangkan merdeka (hasil ubleg-ubleg juga, sumpe nggak bohong) mempunyai arti yang kurang lebih sama (loh piye to?). Nah dengan begitu kan jadi lebih enak kalo mau ngomongin topik ini. Sehingga ketika kamu mau memaknai apa arti bebas itu tidak akan salah lagi (masa’ sih?)

Memang kalo sekarang, kamu nggak perlu ngangkat bambu runcing lagi (kan udah ada senjata yang lebih canggih), atau menuliskan HIDOEP ATOE MATI di tembok-tembok (nulisnya sekarang HIDUP ATAU MATI >>sesuai EYD). Yang kamu perlu lakukan adalah bagaimana memanfaatkan kebebasan itu sehingga kamu menjadi manusia yang bebas melakukan kebebasan yang pastinya kebebasan yang bertanggung jawab.

Tiap orang pasti berbeda dalam mengartikan kebebasan. Ada satu tokoh *berfikir keras*, ee siapa ya*lupa*, itu lho yang…*garuk-garuk kepala*, yah pokonya itu*menyerah*, mengatakan kalo kebebasan itu adalah ketika seseorang bebas melakukan apapun tanpa tekanan dari manapun. Ya bebas bicara, mengeluarkan pendapat, bebas memperoleh pendidikan dan kebebasan lain yang menyangkut hak asasi manusia itu sendiri.*ada nggak sih tokoh yang ngomong seperti itu?*

Ada yang berpendapat kalo kebebasan adalah ketika dia tidak terikat aturan, bebas berbuat apa saja semaunya.

Yang lain bilang jika kebebasan adalah saat dia bisa menyelesaikan apa yang menjadi beban hidupnya selama ini.

Banyak juga artis luar yang merasakan kebebasan saat dirinya telanjang. Telanjang bulat.

Nah kalo di dunia weblog ini, kebebasan yang saya rasakan ya bebas menulis apa saja yang ada di kepala tanpa harus takut diedit-edit oleh pihak manapun. Bebas mengutarakan pendapat apapun, bebas menulis dengan tema seajaib mungkin dan bebas-bebas lainnya.

Pastinya bukan kebebasan yang kebablasan kan…