Entries From March 2006 ↓

Cerme

cermeGOA. Ya Cerme adalah nama sebuah goa. Letaknya ternyata masih di kecamatan Imogiri yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Gunung Kidul. Dulu, pertama kali ke tempat tersebut ketika masih berada di bangku sekolah dasar. Dengan transportasi Bus Jatayu yang tersohor itu, bareng temen-temen yang lain kita menuju ke lokasi. Sampailah di depan pintu masuknya. Mengingat jalan menuju daerah itu naik turun nggak jelas, maka para guru waktu itu mengambil kebijakan untuk jalan kaki saja. Secara memang tidak ada transportasi lain yang dipunyai pihak sekolah sehingga ya sekalian jalan-jalan saja.

Tapi kemarin ini saya berkesempatan kembali lagi ke tempat itu. Pastinya tidak dengan jalan kaki. Hanya beberapa menit saja dari jantung kota Imogiri, kami sudah sampai di tempat tujuan. Dan ternyata sudah banyak perubahan yang terjadi. Masih tetep kotor sih, tapi lumayan lah sudah agak ramean. Banyak pengunjung yang berasal dari luar kota, baik yang sekedar jalan-jalan ataupun sedang memadu kasih.

Dan mumpung ada di tempat itu, kami sepakat untuk masuk dan menelusuri goa itu. Istilahnya caving apa ya:jelajah goa. Dengan ditemani seorang pemandu, awalnya kami tidak ingin masuk terlalu dalam:hanya mengobati rasa penasaran saja. Tapi setelah dipikir-pikir tanggung juga sehingga kami pun meneruskan perjalanan menelusuri goa sepanjang 1,5 km tersebut.

Pemandangan di dalam goa ternyata sangat indah. Sayang tidak ada penerangan yang mencukupi, hanya ada sorotan lampu senter dari pemandu saja. Di mana-mana terlihat stalagtit dan stalagmit yang menghiasi dinding-dinding goa. Dan kalau beruntung bisa juga tuh menyentuh kotoran kelelawar yang banyak terdapat di sisi goa.

Selain itu ada juga air terjun mini yang ada di dalam goa, lumayan buat ngilagin capek selama perjalanan. Waktu itu kami juga melihat ada ikan liar yang ada di pinggiran goa.Kok ada ikan ya? Kayaknya ikannya betah tinggal disitu.

Satu lagi kalau pengen masuk ke goa ini yaitu harus mau berbasah-basah ria. Sepanjang goa memang berisi aliran air yang cukup tenang. Tinggi airnya bervariasi, ada yang cuma sekaki, selutut dan ada juga yang sampai sepinggang:sepinggangku. Jadi buat yang dianugerahi tubuh semampai harus siap-siap bawa pelampung,siapa tahu tenggelam:he he becandaaa!

Sampailah kami di ujung goa. Tidak terasa juga kalau ternyata kami sudah melakukan perjalanan selama 2-3 jam, cukup melelahkan. Tapi puas juga dan lumayan buat ngilangin rasa penasaran selama ini tentang isi goa itu.

Ada yang mau berkunjung ke sana?

© Ilustrasi: Entah!

Musik

musikWelcome to My Life. MUSIK adalah bunyi yang diterima oleh individu dan berbeda-beda berdasarkan sejarah, lokasi, budaya dan selera seseorang. Definisi sejati tentang musik juga bermacam-macam:Bunyi yang dianggap enak oleh pendengarnya atau segala bunyi yang dihasilkan secara sengaja oleh seseorang atau kumpulan dan disajikan sebagai musik.

Musik menurut Aristoteles mempunyai kemampuan mendamaikan hati yang gundah, mempunyai terapi rekreatif dan menumbuhkan jiwa patriotisme.

Hidup tanpa musik ibarat sayur tanpa garam:kurang enak ,kurang sedap. Perkembangan musik memang sangat cepat, secepat darah yang mengalir dari ujung kaki ke ujung kepala. Belum selesai kita membicarakan satu musisi sudah bermunculan musisi lainnya. Belum semusim sebuah lagu ada di jajaran Top 10, tiba-tiba harus didepak oleh pejantan tangguh lainnya. Pastinya nggak boleh mendendam dong, paling nggak kan masih bisa untuk dikenang?

Musik itu ibarat sahabat sejati yang bisa jadi teman disaat kita sendiri, seperti bintang yang dengan indahnya menghiasi malam. Musik itu bisa menjadi pelipur lara disaat kita sedih, disaat jarak memisahkan kita dengan orang yang kita cintai atau saat dimana kita dibodohi oleh cinta:Manusia bodoh.

Dan lagi-lagi musik menjadi sahabat yang paling setia saat kita berurusan dengan yang namanya Cinta. Saat-saat dimana sang arjuna yang sedang mengejar cintanya. Atau sang Putri yang setia menunggu kedatangan sang Pangeran Cintanya. Indah banget. Dan saat kebimbangan dan kerisauan muncul, antara ada dan tiada.

Ketika hasrat cinta si pemuja rahasia-yang tak pernah kunjung padam-menantikan sebuah jawaban dan sekedar menunggu keajaiban dari sang pujaan yang telah mencuri hatinya. Fiuhhh…

Musik itu denyut nadi.
Musik itu hidup dari setiap orang di seluruh dunia.

( 9 Maret diperingati sebagai Hari Musik Nasional )

© Ilustrasi: Entah!