GOA. Ya Cerme adalah nama sebuah goa. Letaknya ternyata masih di kecamatan Imogiri yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Gunung Kidul. Dulu, pertama kali ke tempat tersebut ketika masih berada di bangku sekolah dasar. Dengan transportasi Bus Jatayu yang tersohor itu, bareng temen-temen yang lain kita menuju ke lokasi. Sampailah di depan pintu masuknya. Mengingat jalan menuju daerah itu naik turun nggak jelas, maka para guru waktu itu mengambil kebijakan untuk jalan kaki saja. Secara memang tidak ada transportasi lain yang dipunyai pihak sekolah sehingga ya sekalian jalan-jalan saja.
Tapi kemarin ini saya berkesempatan kembali lagi ke tempat itu. Pastinya tidak dengan jalan kaki. Hanya beberapa menit saja dari jantung kota Imogiri, kami sudah sampai di tempat tujuan. Dan ternyata sudah banyak perubahan yang terjadi. Masih tetep kotor sih, tapi lumayan lah sudah agak ramean. Banyak pengunjung yang berasal dari luar kota, baik yang sekedar jalan-jalan ataupun sedang memadu kasih.
Dan mumpung ada di tempat itu, kami sepakat untuk masuk dan menelusuri goa itu. Istilahnya caving apa ya:jelajah goa. Dengan ditemani seorang pemandu, awalnya kami tidak ingin masuk terlalu dalam:hanya mengobati rasa penasaran saja. Tapi setelah dipikir-pikir tanggung juga sehingga kami pun meneruskan perjalanan menelusuri goa sepanjang 1,5 km tersebut.
Pemandangan di dalam goa ternyata sangat indah. Sayang tidak ada penerangan yang mencukupi, hanya ada sorotan lampu senter dari pemandu saja. Di mana-mana terlihat stalagtit dan stalagmit yang menghiasi dinding-dinding goa. Dan kalau beruntung bisa juga tuh menyentuh kotoran kelelawar yang banyak terdapat di sisi goa.
Selain itu ada juga air terjun mini yang ada di dalam goa, lumayan buat ngilagin capek selama perjalanan. Waktu itu kami juga melihat ada ikan liar yang ada di pinggiran goa.Kok ada ikan ya? Kayaknya ikannya betah tinggal disitu.
Satu lagi kalau pengen masuk ke goa ini yaitu harus mau berbasah-basah ria. Sepanjang goa memang berisi aliran air yang cukup tenang. Tinggi airnya bervariasi, ada yang cuma sekaki, selutut dan ada juga yang sampai sepinggang:sepinggangku. Jadi buat yang dianugerahi tubuh semampai harus siap-siap bawa pelampung,siapa tahu tenggelam:he he becandaaa!
Sampailah kami di ujung goa. Tidak terasa juga kalau ternyata kami sudah melakukan perjalanan selama 2-3 jam, cukup melelahkan. Tapi puas juga dan lumayan buat ngilangin rasa penasaran selama ini tentang isi goa itu.
Ada yang mau berkunjung ke sana?
© Ilustrasi: Entah!
Welcome to My Life.